Oleh : Citra Septi Wulandari

Penurunan berat badan menjadi salah satu faktor yang selalu dijaga dan diperhatikan, terutama pada wanita. Kebanyakan wanita melakukan penurunan berat badan secara ekstrem, tidak memperhatikan dampak yang akan terjadi pada metabolisme tubuh. Terpenting bagi kebanyakan wanita adalah “yang penting berat badan gue turun”. Ternyata melakukan penurunan berat badan secara drastis mempunyai beberapa dampak buruk bagi tubuh.
Dampak penurunan berat badan secara drastis:
- Berkurangnya kapasitas aerobik dalam tubuh
Kapasitas Aerobik adalah banyaknya energi yang tersedia untuk melakukan kerja pada sistem aerob. Kapasitas Aerobik sebagai kemampuan tubuh dalam mengambil, mengedarkan dan menggunakan oksigen untuk membuat ATP. Jika kapasitas aerobik dalam tubuh berkurang, maka energi yang dihasilkan oleh tubuh akan menurun karena tubuh kesulitan dalam mengambil, mengedarkan, dan menggunakan oksigen untuk menghasilkan energi.
- Menyebabkan dehidrasi
Secara umum tubuh manusia harus terhidrasi dengan baik. Dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh dapat mengakibatkan output jantung dan Stroke Volume berkurang. Dehidrasi juga mengakibatkan volume plasma menurun sehingga pertukaran gizi melambat yang nantinya akan berdampak pada kesehatan dan kinerja tubuh dalam beraktifitas.
Hubungan tingkat dehidrasi dengan kinerja fisik dan kesehatan:
1% : Terasa haus, suhu tubuh mulai meningkat dan performa menurun
2% : Sangat haus, suhu tubuh meningkat dan performa menurun
3% : Sama seperti pada tingkat 2%, namun semakin parah
4% : Physical Performance menurun 20-30%
5% : Kepala terasa sakit, seperti melayang, dan kelelahan (fatigue)
6% : Terasa lemah, mengalami keram, dan mengalami gangguan serius pada thermoregulation
7% : Tubuh akan mengalami pingsan.
- Performa anaerobik menurun
Kapasitas anaerobik pada tubuh juga akan mengalami penurunan, yaitu pada kekuatan dan ketahanan otot.
Disarankan bagi yang ingin menurunkan berat badan, harus memperhatikan kombinasi pengaturan gizi makanan dengan aktifitas fisik yang dilakukan. Sehingga penurunan berat badan tidak secara drastis dan tidak berpengaruh buruk terhadap tubuh. Jadi, berdietlah secara sehat!
Referensi:
Doewes, M, 2008.
Fogelholm, 1994.
Sugianti dan Sudjarwo, 1993.